Friday, June 1, 2012

RED MAN UTD

RED MAN UTD
London, 28 Mei 2011 - indobet77.comSir Alex Ferguson tersenyum seraya menjabat tangan Pep Guardiola. Padahal timnya baru saja dikalahkan Barcelona 1-3. Tapi, pria asal Skotlandia itu mengaku tak menyesal kalah dari permainan sepakbola yang diperagakan tim sekelas Barca. Dasar Fergie, kekalahan pun dipandangnya sebagai sebuah tantangan baru. Sejak kekalahan di Wembley itu, ia bertekad untuk menjungkalkan Los Cules--sama seperti ketika ia bertekad untuk menjungkalkan Liverpool dari takhta penguasa Liga Inggris.

Beberapa bulan berselang, Fergie membawa skuadnya yang baru ditinggal Paul Scholes dan Edwin Van der Sar ke Amerika Serikat untuk melakukan tur pra-musim. Di sini ia menemukan betapa briliannya Tom Cleverley dan padunya ia dengan Anderson di lini tengah. Nama yang disebut belakangan berjanji akan tampil maksimal di musim baru andai mendapatkan persiapan yang cukup selama pra-musim. Keduanya tampak menjanjikan sehingga Fergie pun memilih untuk tak membeli seorang gelandang untuk menggantikan Scholes.

Cleverley dan Anderson pun tampil menjanjikan di awal-awal musim, sampai akhirnya tiba laga melawan Bolton. Cleverley cedera akibat mendapatkan tekel dari Kevin Davies dan akhirnya harus menghabiskan sepanjang musim bolak-balik ruang perawatan. Ketika ia kembali bermain, performanya pun tak kunjung kembali seperti ketika di awal musim. Bagaimana dengan Anderson? Sepekan setelah melawan Bolton, ketika menghadapi Chelsea, ia tampil biasa-biasa. Ia hanya bertahan sampai menit 63 sebelum akhirnya digantikan Michael Carrick. Penampilannya pun tak kunjung sama lagi. Banyak yang menilai Anderson kehilangan partner sehati di lini tengah pada diri Cleverley.

Lini tengah MU pun limbung. Mereka kerap tampil "kurang darah" dan akhirnya tampil relatif datar dengan permainan yang nyaris tak atraktif. Hal ini diperparah dengan absen dan cederanya sejumlah pemain seperti Darren Fletcher, Nemanja Vidic, hingga Chris Smalling. MU memang layak bangga bahwa dengan skuad compang-camping saja mereka bisa duduk di posisi dua. Namun, bukan itu intinya. Dengan pilihan pemain yang terbatas dan skuad yang nyaris tidak dalam, MU tidak bisa mengembangkan taktik ataupun strategi. Mereka memang sukses, tapi permainannya tidak terlalu menyenangkan untuk dilihat.



0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

About Me

My Blog List

Powered by Blogger.