Friday, June 1, 2012

Ferguson: Bukan Salah Kiper


MANCHESTER - Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson menepis penilaian sejumlah kalangan yang menyebut penyebab klub asuhannya tersingkir di Piala FA karena penampilan buruk kiper David de Gea. Penegasan pelatih yang menyebut dirinya ”Sang Fenomenal” itu didukung pemain MU, Michael Owen.

Menurut Ferguson, pemain MU lainnya juga turut andil dalam kekalahan 1-2 di tangan lawan bebuyutan, Liverpool, pada putaran keempat Piala FA di Anfield, Sabtu lalu. De Gea dinilai tak cukup bereaksi untuk mengantisipasi bola sepak pojok kapten Liverpool, Steven Gerrard.

Bola itu ditanduk bek Daniel Agger, menghasilkan gol pertama keunggulan sementara Liverpool. ”Para pemain kami yang membuat masalah atas terjadinya gol pertama itu. Mereka tidak memberi banyak ruang bagi dia (De Gea) untuk mengantisipasi bola,” kata Ferguson, Minggu (29/1).

”Saya tidak sepakat dengan semua pandangan negatif yang diarahkan kepada De Gea,” tulis Owen dalam akun Twitter-nya.

”Saya tidak melihat kedua gol itu karena kesalahannya. Masalahnya, ketika Anda mendapat label, hal itu terus melekat dan kini sekecil apa pun kesalahan bakal bergaung terus,” tulisnya.

Andai dianggap punya andil kesalahan, De Gea tetap tak pantas menjadi kambing hitam atas gol kedua, yang dicetak Dirk Kuyt, dan menyebabkan MU tersingkir. Gol kedua Liverpool itu dinilai lebih karena kesalahan bek Patrice Evra yang dalam posisi tidak pas menjaga Kuyt.

Selain MU, tim-tim Liga Primer yang juga tersingkir adalah Newcastle United, West Bromwich Albion, Queens Park Rangers (QPR), dan Swansea City. Laga paling mengejutkan adalah kekalahan Newcastle dari klub Divisi II, Brighton, 0-1.

West Brom dipukul klub Liga Primer lainnya, Norwich City, 1-2, Swansea kalah 1-2 dari Bolton Wanderers, dan QPR menyerah di tangan Chelsea 0-1.

Pada laga lainnya, Arsenal menjamu Aston Villa yang hingga berita ini dilaporkan laga masih berlangsung. Tim-tim yang melaju ke putaran kelima diundi, Minggu malam WIB.

Polisi investigasi rasisme
Terkait laga Liverpool versus MU, Sabtu, kepolisian dan klub Liverpool bekerja sama mengidentifikasi jati diri seorang pria yang dituduh berbuat rasisme selama laga berlangsung. Polisi memburu pria itu karena menirukan tingkah laku kera sebagai isyarat menghina.

Polisi Merseyside menyebarkan foto pria itu serta beredar di berbagai situs dan media sosial. Masalah rasisme mendapat perhatian serius di sepak bola Inggris. Striker Liverpool, Luis Suarez, diskors delapan laga karena melontarkan ucapan rasis kepada Evra.


0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

About Me

My Blog List

Powered by Blogger.